')

TAK KUNJUNG MAKSIMAL DI MESIN ROK, DAFFA AB COBA PERFORMA X30

  • Bagikan

Pegokart kelas Mini Pfive Racing, Daffa AB akhirnya meluapkan rasa penasarannya terhadap hasil balapnya yang hingga putaran 5 Kejurnas Eshark Rok Cup belum juga bisa menampilkan performa terbaik. Dari rekam balap kejurnas Mini sepanjang musim 2019 ini, Belum sekalipun Daffa berhasil menjejakan kakinya di tangga podium tertinggi, atau dengan kata lain, Daffa masih sangat kesulitan menaklukan kecepatan mesin X30 dengan mesin Rok yang menjadi pilihannya pada Kejurnas gokart tahun 2019 ini.

 

Dari tangga klasemen sementara Kejurnas Mini, Daffa harus puas menghuni posisi runer up dengan defisit 351 poin dari Kanaka Gusasi yang memuncaki klasemen dengan raihan 1.748 poin. Hal tersebut semakin parah setelah pada putaran 5 Kejurnas Eshark akhir pekan lalu, Daffa harus keluar dari barisan podium akibat sulitnya mengimbangi laju kecepatan mesin X30. Alasan-alasan itulah  yang pada akhirnya membuat Daffa penasaran untuk merasakan performa mesin X30 pada kesempatan latihan Sabtu (3/8) di SIKC.

 

 

“Kalo dilihat dari sisi waktu terbaik sih hasil latihan dengan mesin X30 sudah cukup baik. Daffa sudah bisa mengimbangi pebalap-pebalap yang biasa pakai X30. Cuma memang masih harus ekstra kerja keras lagi untuk mencari setingan yang pas.” Ujar Irjen Pol (Purn) Anang Boedihardjo, Ayahanda Daffa yang juga pemilik Pfive Racing ketika ditemui di SIKC.

 

Anang pun menjelaskan, kemungkinan hasil latihan ini masih bisa dimaksimalisasikan lagi mengingat Daffa masih perlu beradaptasi dengan karakter mesin X30 yang sedikit berbeda dengan mesin Rok. Apalagi para pebalap yang saat ini menggunakan mesin X30 telah melakukan riset sejak tahun lalu dan sementara Daffa baru kali ini.

 

 

“Rencananya setelah Asia Rok Cup Singapura (17-18 Agustus) mendatang, Daffa akan kembali berlatih dengan mesin X30, dan kalau hasilnya bagus pilihan akan dikembalikan ke Daffa. Apakah mau bertempur habis-habisan di Kejurnas Mini dengan mesin X30 terserah Daffa.” Tambah Anang.

 

Tentu ini akan menjadi pilihan yang sulit mengingat hal tersebut terjadi di penghujung seri dan memiliki tingkat spekulasi yang tinggi. Terlebih dengan hasil latihan tadi yang masih menggambarkan kemampuan Daffa yang masih layak bersaing di Kejurnas Mini sudah barang tentu dibutuhkan analisa panjang dalam menetapkan keputusan.

 

 

Sementara Daffa yang dimintai tanggapannya tentang performa X30 dan mesin Rok hanya menanggapi santai. Menurut Daffa sebenarnya kedua merk mesin tersebut sama saja dan semua kembali dan tergantung pada pembalapnya.

 

“Meskipun hasil latihan tadi lumayan bagus tapi saya belum terlalu puas dengan mesin X30, masih harus adaptasi lagi. Tapi secara performa di balapan sepertinya saya cukup nyaman pakai mesin X30.” Imbuh Daffa

 

Wah kelihatannya akan tambah seru aja nih seri penutup Kejurnas Eshark.

 

 

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

JUARA 4 ASIA ROK CUP, DAFFA DEDIKASIKAN TROPI UNTUK SEKOLAH TERCINTA

Prestasi pegokart kelas Mini Indonesia, Daffa AB yang berhasil meraih podium 4 kejuaraan Asia Rok Cup putaran 5 yang baru saja bergulir (Ming ....  

HADIAH ULANG TAHUN UNTUK INDONESIA, RAVA MAHPUD JUARA DI KF1

Bendera Indonesia berhasil dikibarkan oleh beberapa pegokart nasional yang mendapat podum pada gelaran Rok Cup Singapore putaran 4 yang dilangs ....  

JUARA DI ASIA ROK CUP RD. 5 KF1 RAVA MAHPUD SABET TIKET ROK SUPER FINAL

Pegokart kelas senior Indonesia, Rava Mahpud, tak hanya berhasil mempersembahkan kado istimewa pada perayaan HUT RI ke 74 dengan tropi kemena ....