')

MENARIK DAN KOMPETITIF, DRM MALAYSIA IKUT KEJURNAS ESHARK SETAHUN PENUH

  • Bagikan

Pujian bagi Kejurnas Eshark datang dari petinggi Double R Motorsport (DRM) Malaysia Mohd Rohairijaz atau yang akrab disapa Ijaz. DRM adalah salah satu team balap besar asal negeri jiran Malaysia. Sepak terjang team yang bermarkas di kawasan Damansara Kuala Lumpur ini  memang sudah tak asing lagi terutama di kejuaraan-kejuaraan gokart level Asia. Namun dibalik pujian tersebut, ada beberapa kelemahan yang menurutnya harus dibenahi untuk menjadikan Kejurnas Eshark memiliki standart tinggi.

 

 

“Menurut saya secara penyelenggaraan Kejurnas Eshark sudah cukup baik, Cuma memang harus ada beberapa pembenahan terutama dalam segi penerapan regulasi. Dengan hadirnya peserta baik dari Indonesia juga dari Singapura dan Malaysia, maka standart harus dititik beratkan seperti misalnya bila kita merujuk pada aturan CIK maka harus benar-benar mengikuti aturan tersebut dan tidak terpengaruh tekanan dari pihak manapun.” Tutur Ijaz.

 

 

Ijaz pun mencontohkan pada saat final kelas cadet dan mini, pebalap dan mekanik masih diberi kelonggaran untuk mengganti ban setelah keluar dari park ferme atau assembly area. Meskipun awalnya petugas yang ada di starting grid memberi larangan, toh akhirnya ada toleransi yang diberikan.

 

 

“Hal lain yang cukup mencolok adalah saat rolling start, menurut saya kedepannya harus ada edukasi yang baik bagi pegokart-pegokart khususnya kelas cadet dan mini untuk lebih disiplin lagi dalam melakukan rolling start.” Tambah Ijaz.

 

 

Namun diluar itu semua, Ijaz pun mengakui bahwa level kompetisi di Kejurnas Eshark ini sangat bagus. Hal itulah yang mendasari DRM Malaysia datang ke Sentul Gokart dengan memboyong dua pegokart mudanya yakni Travis Teoh dan Timofey Mikhaylov. Disamping itu, DRM Malaysia ini bergabung dengan Mahata Racing Indonesia tempat bernaung Kimi Rae yang juga merupakan pegokart DRM Malaysia di luar event-event lokal dalam negeri.

 

 

“Dengan level kompetisi yang bagus dan Sirkuit Sentul yang menantang, menurut saya Kejurnas Eshark sangat baik untuk ajang pegokart-pegokart kami dalam menambah jam terbang.” Imbuh Ijaz yang berencana ikut full series Kejurnas Eshark.

 

 

Sementara itu, punggawa Mahata Racing, M. Temi Fitriansyah menyambut positif keterlibatan DRM Malaysia dalam Kejurnas Eshark. Menurut Temi, secara keseluruhan pihak DRM Malaysia cukup puas dengan hasil di Kejurnas Eshark seri perdana lalu.

 

 

“Mereka (DRM Malaysia) telah memastikan diri  untuk mengikuti seri-seri selanjutnya. Jumlah pebalap yang banyak dengan sirkuit yang menantang  dan kompetitif jadi alasan utama mereka akan datang kembali di seri mendatang.” Ujar Temi.

 

 

Dalam balapan Kejurnas Eshark seri 1 lalu, Mahata Racing berhasil menempatkan Kimi Rae di posisi 5 kelas mini dan posisi 2 kategori minirok, sementara DRM Malaysia mampu menjadi yang tercepat dikelas cadet melalui Travis Teoh yang juga meraih kemenangan ganda di kategori cadet rising star.

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

DAYTONA INDOCLUB CHAMPIONSHIP 2019, ANTUSIAS PEMBALAP DAN PENONTON PECAH

Daytona Indoclub Championship 2019 sukses menggelar seri perdananya pada hari Sabtu dan Minggu (16-17/02) di Sirkuit Sentul Karting, Bogor ....  

DAPAT DUKUNGAN ORTU, KIRANA AGATHA GUSASI GABUNG KE TKM EQUESTRIAN

Satu lagi putra-putri dari kalangan dunia otomotif mulai merahbah ke olahraga equestrian atau berkuda. Setelah sebelumnya Chacha Haniwiono pu ....  

INI HARGA MALIKA, FRAME LOKAL RASA INTERNASIONAL

Pencapaian yang ditunjukkan Malika berdasarkan ujicoba yang dilakukan Galang Hendra tak serta merta membuat Endang sang builder puas begitu s ....