')

MALIKA, INSPIRASI DARI VR46 RACING SCHOOL

  • Bagikan

 Pada gelaran E Event seri perdana (27/1) lalu, tkmracing.com sempat mendapat kabar bahwasanya Doedy Faisal (CEO D Event/E Event) akan turun balap di kelas legend pada gelaran tersebut. Pembicaraan pun mengalir dan disebutlah nama Malika, sebuah chasis/frame buatan lokal yang akan dipakainya pada balapan tersebut. Rasa keingintahuan pun semakin besar untuk mengorek informasi tentang Malika.

 

Malika milik Doedy Faisal

 

“Mesin yang saya pakai yakni sonic standart dengan frame Malika menggunakan velg 12 inch. Handlingnya ok banget namun sayangnya cuaca hujan dan saya turun pakai ban slick jadi gak bisa pol ditikungannya. Rencananya akan saya pakai lagi di seri perdana D Event 3 Maret mendatang disirkuit Sentul kecil.” Ujar Doedy usai balapan sambil memberikan kontak si empunya Malika, Endang Ridnawidan pemilik bengkel Al Bader.

 

Setelah saling kontak dengan Endang, akhirnya tkmracing.com berkesempatan menyambangi Bengkel Al Bader untuk bertemu sekaligus melihat penampakan Malika yang bikin penasaran.

 

Berbekal data dari Italia

 

“Malika ini sebenarnya terinspirasi dari sekolah balap VR46 (milik Valentino Rosi). Jadi waktu itu akhir 2017, sekembalinya Galang Hendra (pebalap motor nasional) dari Italia, Ia ingin dibuatkan motor seperti yang Ia pakai di sekolah balap VR46 tersebut untuk sarana latihannya di Indonesia.” Papar Endang mengawali kisahnya sambil menjelaskan bahwa harga 1 unit disana dengan merk RMU berkisar di angka 140 jutaan.

 

Akhirnya Endang pun berinisiatif untuk membuat sendiri frame tersebut. Melalui proses riset, pengembangan dan pengetesan, akhirnya didapatlah frame Malika seperti yang digunakan Doedy Faisal turun balapan.

 

“Setelah beberapa kali di test baik di sirkuit Sentul maupun Jogja, Galang Hendra merasakan bahwa frame ini sempurna dan memiliki kemiripan seperti yang Ia gunakan di sekolah balap VR46, sehingga Galang sempat berpesan untuk terus mengembangkan frame ini dengan tujuan agar bisa bermamfaat bagi rider-rider pemula yang ingin berlatih seperti waktu Ia di sekolah balap VR46.” Tambah Endang.

 

Endang, Malika Builder

 

Posisi mengendara yang baik, serta jarak sumbu rodanya yang pendek memang bisa membuat rider belajar racing line dengan lebih baik dan full gas di tiap tikungan, hal itulah yang membuat Galang Hendra menginginkan agar para rider pemula bisa merasakan format latihan ala sekolah balap VR46, apalagi tidak semua rider bisa masuk mengenyam langsung proses pelatihan di sekolah balap tersebut.

 

Lalu bagaimana kisahnya Malika bisa turun diajang balapan Indonesia? Apa kelebihannya dan berapa harganya? Nantikan ulasannya hanya di www.tkmracing.com

 

Bersambung

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

DAYTONA INDOCLUB CHAMPIONSHIP 2019, ANTUSIAS PEMBALAP DAN PENONTON PECAH

Daytona Indoclub Championship 2019 sukses menggelar seri perdananya pada hari Sabtu dan Minggu (16-17/02) di Sirkuit Sentul Karting, Bogor ....  

DAPAT DUKUNGAN ORTU, KIRANA AGATHA GUSASI GABUNG KE TKM EQUESTRIAN

Satu lagi putra-putri dari kalangan dunia otomotif mulai merahbah ke olahraga equestrian atau berkuda. Setelah sebelumnya Chacha Haniwiono pu ....  

INI HARGA MALIKA, FRAME LOKAL RASA INTERNASIONAL

Pencapaian yang ditunjukkan Malika berdasarkan ujicoba yang dilakukan Galang Hendra tak serta merta membuat Endang sang builder puas begitu s ....