')

FERREL FADHIL, JUARA DI TENGAH PEMBALAP GANAS

  • Bagikan

Ferrel Fadhil, pembalap gokart sekaligus mobil turing berhasil menjadi runner up di kelas Honda Jazz Brio Speed Challenge pada putaran ketiga ISSOM yang dihelat di Sirkuit Internasional Sentul, Minggu (4/8/2019).

Pria yang masih berumur 19 tahun ini memulai balapan di grid kedua. Saat lampu start mati, Ferrel mendapat start yang lumayan baik walaupun belum bisa menyalip rivalnya, Zharfan Rahmadi. Bukan hanya Zharfan yang menjadi saingannya, di belakang Ferrel, ada Rizal Sungkar yang di beberapa lap selalu membayang-bayanginya.

Ditengah jalannya balap, Ferrel mengalami kendala yang membuatnya harus merelakan posisi kedua. Namun, dengan semangatnya ia mengejar ketertinggalan. Hal tak terduga lainnya adalah Zharfan yang memimpin balapan tiba-tiba mengalami crash dengan pebalap yang overlap.  Alhasil, balapan berakhir dengan hasil Rizal Sungkar posisi pertama, disusul Ferrel dan Fino Saksono di posisi kedua dan ketiga.

“Sangat excited karena pada babak kualifikasi kemarin time kita bedanya tipis-tipis banget. Ditambah pas balap tuh vibes-nya dapet banget karena persaingannya ketat. Juga ada beberapa drama yaitu lagi nahan posisi kedua tiba-tiba mobil kaya ke kunci nggak tau kenapa jadi sempat mundur ke belakang dan satu lagi yaitu putaran lap yang salah, harusnya 10 lap jadi 9 lap.” Ungkap Ferrel.

Selain menjadi pembalap mobil turing, ia juga mengikuti kejuaraan gokart. Namun, tidak sering seperti dulu. Pada saat masih rutin balap gokart, Ferrel pun selalu menjadi langganan podium. Karena ingin mencoba hal yang baru, ia turun pada kejuaraan ISSOM 2 tahun lalu.

“Kalau perbedaan antara mobil dengan gokart pertama yang kasat mata yaitu ukurannya. Lalu menurut aku, mobil itu lebih santai ketimbang gokart, karena gokart itu kan single seater apalagi getaran saat membawanya langsung terasa ke pembalap. Beda dengan mobil yang lebih santai karena memiliki suspensi. Terus juga karena mobil lebih santai, latihan fisiknya juga nggak yang terlalu berat.” Jelas Ferrel.

Sebenarnya, Ferrel mengikuti satu kelas lainnya yaitu kelas Indonesia Touring Car Championship. Namun, karena kendala listrik yang padam, akhirnya ia hanya menyelesaikan satu kelas saja. Untuk selanjutnya, Ferrel akan melakukan beberapa persiapan fisik dan mengembangkan mobilnya untuk balap malam ISSOM putaran keempat akhir Agustus mendatang.

RA

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

JUARA 4 ASIA ROK CUP, DAFFA DEDIKASIKAN TROPI UNTUK SEKOLAH TERCINTA

Prestasi pegokart kelas Mini Indonesia, Daffa AB yang berhasil meraih podium 4 kejuaraan Asia Rok Cup putaran 5 yang baru saja bergulir (Ming ....  

HADIAH ULANG TAHUN UNTUK INDONESIA, RAVA MAHPUD JUARA DI KF1

Bendera Indonesia berhasil dikibarkan oleh beberapa pegokart nasional yang mendapat podum pada gelaran Rok Cup Singapore putaran 4 yang dilangs ....  

JUARA DI ASIA ROK CUP RD. 5 KF1 RAVA MAHPUD SABET TIKET ROK SUPER FINAL

Pegokart kelas senior Indonesia, Rava Mahpud, tak hanya berhasil mempersembahkan kado istimewa pada perayaan HUT RI ke 74 dengan tropi kemena ....