')

DAFFA AB, OPTIMISME DITENGAH LAJUNYA MESIN X30

  • Bagikan

Turunnya hujan deras jelang digelarnya babak final kelas mini dan cadet kejurnas Eshark seri tiga SIKC (31/3) tentu berimbas pada performa beberapa pegokart di lintasan. Meskipun secara seting gokart para mekanik dapat mengantisipasinya dengan kerja keras mengikuti waktu yang disediakan panitia, namun para pegokart harus mengalami masalah karena hal sepele yakni penggunaan kaca helm yang tidak tepat saat hujan. Kejadian yang begitu mendadak membuat team tidak mempersiapkan penggantian kaca helm saat lomba akhirnya digelar saat hujan.

 

“Di final kemarin saya sangat terkendala dengan penggunaan kaca helm. Cuaca hujan deras dan mendung membuat pandangan saya sedikit terganggu yang berakibat kurang baiknya pengendalian gokart saya.” Tutur Daffa AB mengomentari hasil balapan tersebut.

 

Jagoan Pfive Racing tersebut memang tak mengganti kaca helm nya yang berwarna hitam atau biasa digunakan saat cuaca terang dengan kaca helm khusus hujan yang biasanya lebih bening. Akibat masalah tersebut, Daffa hanya mampu menerapkan strategi bermain aman dan berhasil finish diposisi runer up.

 

 

Namun saat dikonfirmasi tentang persaingannya dengan Kanaka Gusasi di level kejurnas mini, Daffa pun mengakui bahwa seteru abadinya itu memiliki performa yang bagus dan sulit untuk dikejar. Meskipun saat balapan hujan kemarin Daffa mampu memberikan tekanan-tekanan sebelum akhirnya memutuskan bermain aman.

 

Diluar itu semua, pendapat optimis tetap keluar dari ayahanda Daffa, Irjen Pol (Purn) Anang Boedihardjo. Menurut Anang (sapaan akrab beliau), optimisme untuk menang masih sangat mungkin meskipun Anang memiliki pendapat senada dengan Daffa yakni performa mesin X30 semakin sulit dikalahkan.

 

“Apapun bisa terjadi dalam balapan. Yang terpenting tetap berusaha keras memperbaiki kekurangan-kekurangan dibalap-balap sebelumnya. Di seri ketiga ini terlihat mesin-mesin X30 semakin cepat, tapi saat balapan hujan sebenarnya tak berbeda jauh.” Tukas Anang.

 

Walaupun begitu, Anang menambahkan akan tetap konsisten bagi Daffa untuk mengejar juara dikategori Rok yang sudah ditargetkan sejak awal. Termasuk keikutsertaan Daffa di Asia Rok Cup Sepang Malaysia 21 April 2019 mendatang.

 

“Kesibukan Daffa disekolah memang membuat persiapan jelang Asia Rok Cup Sepang menjadi sangat minim apalagi Daffa belum pernah balapan atau latihan disana. Insya Allah dengan persiapan minim kami akan berusaha meraih hasil maksimal karena satu hari setelah balapan Daffa harus kembali konsentrasi menghadapi ujian nasional di sekolahnya.” Tambah Anang.

 

 

Walaupun belum menembus juara di kelas kejurnas mini, namun Daffa masih menguasai klasemen poin kategori minirok. Kedatangannya di Sepang Malaysia nanti pun memiliki target untuk menjaga peluangnya di kejuaraan Asia Rok Cup 2019.

 

“Saya selalu optimis, apalagi tiga seri akhir kejurnas akan berlangsung dengan aspal SIKC yang baru, tentu ini jadi tantangan bagi semua pebalap untuk dapat setingan ternaik. Semoga saja saya bisa mengambil keuntungan dari hal tersebut.” Tutup Daffa AB

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

JUARA 4 ASIA ROK CUP, DAFFA DEDIKASIKAN TROPI UNTUK SEKOLAH TERCINTA

Prestasi pegokart kelas Mini Indonesia, Daffa AB yang berhasil meraih podium 4 kejuaraan Asia Rok Cup putaran 5 yang baru saja bergulir (Ming ....  

HADIAH ULANG TAHUN UNTUK INDONESIA, RAVA MAHPUD JUARA DI KF1

Bendera Indonesia berhasil dikibarkan oleh beberapa pegokart nasional yang mendapat podum pada gelaran Rok Cup Singapore putaran 4 yang dilangs ....  

JUARA DI ASIA ROK CUP RD. 5 KF1 RAVA MAHPUD SABET TIKET ROK SUPER FINAL

Pegokart kelas senior Indonesia, Rava Mahpud, tak hanya berhasil mempersembahkan kado istimewa pada perayaan HUT RI ke 74 dengan tropi kemena ....