')

2019 TKM RACING TARGETKAN GO INTERNASIONAL

  • Bagikan

tkmracing.com (11/4)

Bukan sekedar mengikuti tren hastag yang tengah booming ditengah-tengah masyarakat kita saat ini, sebuah peryataan optimis keluar dari TKM Racing. Team olahraga gokart terbaik tahun 2016-2017 versi Eshark Rok Cup sekaligus peraih gelar Best National Promote IMI Award 2016-2017 ini seakan tak henti-hentinya melakukan inovasi dalam mengantisipasi perkembangan olahraga gokart yang kian marak di tahun 2018 ini.

"Tahun 2019 TKM Racing akan go international. Sasaran Kami selanjutnya adalah kejuaraan-kejuaraan Eropa." Demikian tutur Yongliek Santoso punggawa TKM Racing.

Neil Mc Kernan (Tengah), langkah awal

Sebenarnya TKM Racing telah merealisasikan rencana go international ini saat menancapkan bendera merah putih di negri jiran Malaysia dalam keikutsertaannya pada gelaran-gelaran Asia Max Challenge pada kurun waktu 2014-2015 lalu. Pada waktu itu, TKM Racing sukses tampil sebagai team asli Indonesia yang paling disegani. Dan memasuki musim balap tahun 2018 ini, TKM Racing tengah berancang-ancang untuk mengibarkan sangsaka merah putih di benua biru.

"Mungkin akan banyak anggapan bahwa rencana besar ini terlalu muluk. Namun Kami berpendapat bahwa tak ada yang tak mungkin untuk Kita wujudkan selagi Kita mau berusaha dan mencari jalan." Tambah pemilik team balap gokart dengan moto I Can If I Want ini antusias.

Kezia Santoso, merintis jalan

Lebih jauh Yongliek menjelaskan bahwa Italia akan menjadi home base team. Kemudahan menjelajah negara-negara Eropa dalam hal transportasi dan visa kunjungan menjadi pertimbangan yang utama. Saat ini TKM Racing tengah merancang team balap bersama Neil Mc Kernan yang merupakan manager Kezia Santoso dalam mengikuti kejuaraan-kejuaraan di Eropa, dan tidak tertutup kemungkinan nantinya TKM Racing akan membuka kran kerja sama dengan berbagai pihak di Eropa agar nantinya team mampu tampil kompetitif disetiap kejuaraan.

Keanon Santoso, bersama Maouri Simon manjadi amunisi berikutnya

"Saat ini Kezia Santoso telah mengawali proses tersebut , sementara Keanon Santoso dan Maouri Simon menyusul kemudian. Nanti memasuki Januari 2019 Kami akan mulai membangun TKM Racing disana. Target jangka pendek Kami adalah mengumpulkan data-data sebanyak-banyaknya sebagai bekal diawal nanti. Sedangkan target jangka panjangnya Kami ingin TKM Racing  mampu berkompetisi dengan team-team balap yang sudah mapan disana seperti Strawberry Racing,  Baby Race atau bahkan dengan team-team pabrikan yang ada." Ujar pria asli Solo ini.

Yongliek juga berpendapat bahwa selama ini kita memandang team-team Eropa dari kacamata kita sebagai orang Asia. Padahal semuanya sama saja. Dan hal yang paling dibutuhkan adalah keseriusan dalam memperoleh data-data balap, membangun jaringan personality, knowledge dan attitude yang baik dalam membangun kerjasama team.

Para pegokart berbakat Indonesia

"Team-team Eropa hebat karena mereka balapan dilingkungan yang karakteristiknya telah mereka kuasai. Coba bila balapannya di Indonesia, belum tentu juga mereka mampu mengalahkan mekanik-mekanik Indonesia karena Kita pasti lebih mengenal karakteristik balapan disini. Jadi tak perlu pesimis untuk kita bisa berkompetisi dengan mereka dinegaranya. Apalagi dengan perkembangan teknologi telemetri yang semakin maju, dengan usaha yang keras Saya yakin Kita akan mampu." Sambung Yongliek Santoso berapi-api.

Ketika ditanyakan tentang tujuan utama TKM Racing yang akan bereksplorasi ke daratan Eropa, kembali Yongliek mengemukakan pemikiran yang ada dibenaknya selama ini.

Banyak potensi disini

"Indonesia memiliki pegokart-pegokart yang handal, mekanik-mekanik yang terampil serta team-team yang berkualitas, terkadang permasalahan utama bagi pegokart yang akan balap ke Eropa adalah biaya yang mahal. Fee balap team-team Eropa cukup mahal, belum ditambah biaya tiket dan akomodasi selama disana. Disisi inilah TKM Racing akan merubah paradigma tersebut. Dengan menekan cost pengeluaran, TKM Racing akan memfasilitasi pegokart-pegokart Indonesia atau Asia yang ingin balapan atau sekedar berlatih disana. Mengenai mekanik, Kami merujuk untuk memberdayakan mekanik-mekanik Indonesia. Jadi dalam hal ini pegokart dan mekanik bisa sama-sama belajar. Kita tunjukkan kemampuan Kita sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia di mata dunia." Demikian penjabaran Yongliek Santoso.

Memang bukanlah hal mudah untuk mewujudkan rencana besar tersebut. Diperlukan ekstra kerja keras dan keseriusan selain biaya yang terbilang tak sedikit. Namun kembali lagi, tak ada hal yang tak mungkin diwujudkan bila didasari komitmen yang kuat. Komitmen untuk berkembang demi kemajuan. Sesuai dengan tekad TKM Racing yang bercita-cita menjadikan Indonesia sebagai kiblat gokart di Asia sekaligus membuka mata dunia atas potensi yang Kita miliki.

Maju terus gokart Indonesia

0 Comments

Post Comment

Comment From :

Relevant News

WOW, PEBASKET SATRIA MUDA BALIK TANTANG KEANON SANTOSO

Kehadiran Keanon Santoso pada partai final Gojek Pre Sesion IBL 2018 yang dihelat di Sritex Arena Surakarta Jawa Tengah (Sabtu 21/10) kiranya m ....  

BALAPAN KOMUNITAS APA UNTUNGNYA

Semakin membludaknya jumlah kendaraan bermotor khususnya roda dua tak hanya berimbas pada semakin padatnya jalan raya, tapi hal yang lebih memp ....  

KEANON SANTOSO TANTANG DUA PEBASKET SATRIA MUDA

Pebalap Keanon Santoso tampak hadir dalam partai puncak kompetisi basket bertajuk Gojek Pre Season IBL 2018 yang digelar di Sritex Arena Suraka ....