JELANG ESHARK ROK CUP RD. 6, TAK KEJAR POIN, PARA PEGOKART MINIROK COBA REALISTIS


tkmracing.com (28/8)

Dominasi Gael Julien di kelas minirok memang tak terbantahkan lagi. Memimpin klasemen poin dengan selisih aman baik di tingkat Asia maupun level kejurnas menjadikan pegokart DSR Racing ini cukup nyaman berada di puncak. Kerja keras pegokart asal Prancis dimusim balap 2018 ini tampaknya akan menemui kesuksesan besar dengan menyandang treble winner sebagai juara Rok Cup Singapura, Rok Cup Indonesia dan Rok Cup Asia. Kenyataan ini membuat para pegokart dikelas minirok bersikap realistis untuk tak lagi berpikir mengejar poin. Lalu apakah persaingan akan menjadi hambar di seri pamungkas Eshark Rok Cup yang akan dilangsungkan akhir pekan ini?

Gael Julien, potensi raih treble winner

Jawabannya tentu tidak. Meskipun tak lagi fokus dengan raihan poin, sejumlah pegokart tentu tak akan berhenti untuk berusaha tampil sebagai pegokart terdepan dan salah satunya adalah pegokart andalan PFive Racing, Daffa AB. Daffa yang mampu mematahkan sapu bersih Gael di putaran 5 lalu akan kembali berusaha untuk menjadi yang tercepat diputaran akhir ini.

Daffa AB, fokus juara 1

Saat dihubungi tkmracing.com, Irjen Pol (Purn) Anang Boedihardjo, Ayahanda Daffa sekaligus owner PFive Racing menyatakan kesiapan Daffa menghadapi Balapan. Meskipun hanya 2 kali latihan pasca keikutsertaannya di Rok Cup Thailand lalu, namun sejumlah progres telah di capai Daffa dalam proses persiapannya.

“Secara seting chasis sebenarnya tak banyak perubahan dengan putran 4 dan 5 lalu. Mayoritas koreksi dari cara mengemudikan gokartnya saja dengan dibantu Senna Noor yang saat ini melatih Daffa.” Ujar Jendral Anang (sapaan akrab beliau).

Aditya Wibowo, bisa jadi sandungan

Anang pun menambahkan bahwa hasil latihan beberapa minggu belakangan ini, Daffa cukup kompetitif untuk bersaing dilintasan SIKC, sehingga beliau juga berharap Daffa bisa mendominasi jalannya balap sejak babak kualifikasi hingga final.

“Hasil semua ini akan menjadi pertimbangan saya kedepannya, karena di tahun 2018 ini team agak lamban memberikan yang terbaik untuk Daffa. Proses riset baru kami mulai di seri 4 lalu yang imbasnya jadi sulit untuk mengejar poin pebalap terdepan.” Tambah Anang.

Michael Orlando, kuda hitam

Selain Daffa AB, sejumlah pegokart minirok pun akan turut meramaikan pertarungan perebutan gelar juara di seri terakhir ini. Aditya Wibowo (Gandasari Racing) pun tengah bersiap melakoni laga panas di akhir pekan ini. Duo Riser Shadaff BMHS, Kanaka Gusasi dan Kaenan Rito Sini juga akan merepotkan para pegokart yang tengah berburu gelar, disamping masih ada Kimiko Priya (SIRT) dan Michael Orlando (Gegaz Motorsport) yang akan tampil sebagai kuda hitam.

RA tkmracing.com

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: