X30 RD. 6 BIRA, PARTAI HIDUP MATI SERGIO NOOR


tkmracing.com (26/8)

6 Pegokart Indonesia kembali melakoni laga dalam seri pamungkas X30 SEA yang digelar di Sirkuit Bira Pattaya Thailand akhir pekan ini (25-26/8).  Dikelas senior Indonesia mengirimkan Prassetya Hardja, Darryl Wenas, Diptya Oktadewa, Akmal Ashibly dan Akheela Chandra, sementara Sergio Noor menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kelas junior. Prassetya Hardja dan Diptya Oktadewa juga turun di dua kelas yakni Super Shifter. Balapan yang telah menggelar babak kualifikasi dan dua heat pada hari Sabtu kemarin masih menyisakan peluang dua pegokart Indonesia untuk tampil sebagai juara umum di akhir balapan nanti.

Prassetya Hardja sangat berpeluang menjadi kampiun overall berkat dominasinya yang masih memimpin klasemen kelas senior dengan raihan 150 poin disusul Alex Brown (Singapura) di peringkat 2 dengan 130 point dan Takeharu Nakamori (Jepang) ditempat ke 3 dengan catatan 128 poin. Selain menguasai kelas senior, Prass pun masih memuncaki klasemen super shifter dengan 86 poin ditempel Eshan Pieris (Srilanka) yang absen pada balapan kali ini dengan 72 poin dan Ong Chee Mang diposisi ke 3 yang berhasil mengoleksi 43 poin.

Dari data yang berhasil dihimpun tkmracing.com, Prass akan memulai balap dari posisi 4 dibabak prefinal dan memiliki kesempatan besar untuk kembali mendulang poin sekaligus mengamankan posisinya di tahta juara umum kelas senior.

SERGIO NOOR MENGHADAPI PARTAI HIDUP MATI

Satu-satunya wakil Indonesia di kelas junior, Sergio Noor, akan melakoni laga hidup mati menuju singgasana juara umum dikelas terpanas tersebut. Setelah lolos dari lubang jarum usai menjuarai putaran 5 Shah Alam, Sergio memang naik menjadi penguasa klasemen dengan raihan 117 poin dan hanya terpaut 5 poin dari Putera Adam (Malaysia) yang menempel ketat diposisi ke 2 sedangkan Supakit Jenjitranun menghuni peringkat 3 dengan catatan 107 poin.

Dari hasil balap babak kualifikasi dan 2 heat, Sergio memang belum bisa bernafas lega. Memulai balap dari grid 8, Sergio finish diposisi 7 dari dua heat yang dilombakan. Dengan hasil tersebut, Sergio dipastikan start dari posisi 7 babak prefinal sementara dua rival terberatnya Putera Adam dan Supakit Jenjitranun menempati baris 2 dan 3. Meskipun lumayan berat, namun peluang menjadi juara umum masih terbuka apalagi diatas kertas Sergio unggul dari segi kemampuan seperti yang telah ditunjukkannya pada beberapa putaran sebelumnya. Dengan selisih defisit 5 poin yang menjadi modal awalnya, diharapkan Sergio mampu memaksimalisasi performanya dilintasan  menuju gelar bergengsi sebagai penguasa kelas junior di ajang X30 SEA 2018.

RA tkmracing.com

Foto by X30 SEA Official

 

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: