RAVA MAHPUD, GELAR JUARA HILANG KARENA TINDAKAN TIDAK SPORTIF


tkmracing.com (15/7)

Pegokart Rava Mahpud hampir saja mencatatkan namanya di daftar para juara gelaran Asia Rok Cup putaran 5 yang digelar di KF1 Karting Circuit Singapura (14/7). Turun dikelas Senior Rok GP, Rava yang start terdepan di babak final akhirnya harus puas menghuni posisi runner up akibat tindakan tidak sportif Caelan Wong (BMS Singapura) yang mendorong gokartnya di tikungan DZ. Sengaja atau tidak Caelan melakukan hal tersebut, yang pasti Rava sempat terlempar ke posisi 7 saat balapan baru berusia 2 putaran.

Meski kecewa namun tetap bersyukur

“Saat masuk di tikungan DZ saya merasakan benturan yang keras dibagian belakang gokart sampai-sampai saya terlempar keluar lintasan.” Ujar Rava dengan sedikit nada kekecewaan.

Mengawali balapan dari posisi 3, Rava mampu mengemas catatan waktu 45.219 detik terpaut 0,2 detik dari Ethan Tan yang meraih pole position. Kerasnya persaingan di kelas Senior Rok GP membuat Rava harus finish diurutan 4 babak heat, dan mampu bangkit menguasai babak prefinal  yang melombakan 16 putaran. Saat babak final digelar, Rava yang sedang on fire harus berjibaku setelah melorot ke posisi 7 pasca insiden yang dialaminya. Perlahan tapi pasti Rava mampu naik ke posisi 3 saat bendera finish dikibarkan, dan akibat tindakannya yang kurang sportif, Caelan Wong diganjar pinalti 10 detik yang otomatis menempatkan Rava dijajaran podium 2. Balapan itu sendiri akhirnya dimenangi Ethan Tan, sementara Silvano Christian, M. Harits dan Harinaran menempati peringkat 3,4 dan 5.

side by side dengan sang mentor, Silvano Christian

Sedangkan Eris Mahpud (Ayahanda Rava) tak dapat menyembunyikan rasa gembiranya atas pencapaian yang mampu ditunjukkan Rava pada balapan kali ini. Selain meraih podium 2, Rava juga berhak atas gelar fastest lap of the day.

Raih fastest of the day jadi moment kebangkitan prestasi

“Selama ini Rava mengalami krisis dalam menyetir gokart. Dibeberapa kejuaraan yang dia ikuti permasalahan memang ada didalam dirinya sendiri. Namun dibalapan kali ini, Rava mulai seperti menemukan kembali passionnya dibawah bimbingan dan arahan dua seniornya yakni Silvano Christian dan Zahir Ali.” Terang Eris Mahpud.

Lalu apakah ini pertanda Rava akan kembali segahar waktu menguasai kelas Junior Rok GP seperti tahun lalu? Kita tunggu saja gebrakan selanjutnya dari seorang Rava Mahpud.

Rayhan Ardian

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: