IMRAN KARIM WEWENGKANG, DIAM-DIAM ADA DI PERINGKAT 3 KLASEMEN JUNIOR ROK GP


tkmracing.com (22/5)

Nama Imran Karim Wewengkang seakan luput dari pemberitaan dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini. Imran Yang menyandang gelar Juara Umum Cadet RMC Indonesia 2015 sebenarnya sempat meraih hasil-hasil impresif saat berkarir di kelas minirok pada periode 2016. Karir gokartnya sedikit tenggelam saat Imran naik ke kelas Junior pada 2017 lalu seiiring vakumnya siswa kelas 7 Sekolah Mentari Bintaro ini dari kegiatan-kegiatan gokart pada masa itu.

Kurang fokus menghambat prestasi

“Imran sempat tidak fokus pada balapan gokart ditengah kesibukannya dalam kegiatan belajar disekolah.” Terang Daniel Wewengkang sang Ayah.

Mengawali musim balap tahun 2018, Imran kembali turun berlaga di lintasan gokart. Performanya di ajang Eshark Rok Cup 2018 memang belum secadas manakala Imran masih berkarir di kelas cadet dulu. Namun walaupun kurang diperhitungkan, kini Imran mampu menapaki barisan 3 besar klasemen point Kejurnas Eshark Rok Cup hinga di putaran 3 penyelenggaraannya dengan catatan 646 point tepat berada dibawah Adrian Hassan yang mengemas 866 poin dan Sergio Noor dengan raihan 896 poin. Sementara di kategori Junior Non Seeded, Imran menduduki peringkat ke dua dengan 549 point dibawah Sergio Noor yang telah mengumpulkan 900 point.

Harus memulai strategi

Pencapaian ini menjadi hal yang mengejutkan karena secara diam-diam Imran telah berhasil menyingkirkan Keito Matsui dan Anandandi Musad dua pebalap yang kerap kali terlibat dalam pertarungan klasik yang menjadi ciri khas kelas junior rok GP ini. Kesempatan menjadi juara diakhir musim pun masih terbuka dengan sistem poin berganda yang menjadi acuan penyelenggara balap Kejurnas ini dalam setiap serinya. Atau setidaknya Imran dan team harus mulai memikirkan strategi untuk tetap bertahan di tangga 3 besar klasemen point hingga akhir musim nanti.

Bertahan di kelas Junior Rok GP

“Ya saat ini kami terus berupaya untuk mendongkrak performa Imran dalam balapan. Beberapa kendala coba kami tanggulangi salah satunya adalah masalah kelebihan berat. Meskipun tak ada target khusus, Kami hanya menginginkan Imran mampu tampil baik dan berusaha menjadi yang terbaik pada balapan-balapan berikutnya.” Tambah Daniel Wewengkang seraya menandaskan bahwa di musim depan kemungkinan Imran akan tetap bertahan di kelas Junior Rok GP.

Ayo semangat Imran!

Reyhan Ilyas

 

 

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: