TURUN DI DUA KELAS BALAP GOKART, PERSIAPAN KEANON SANTOSO JELANG AJANG AFR ZUHAI


tkmracing.com (19/5)

Pegokart andalan TKM racing, Keanon Santoso turun di dua kelas berbeda dalam gelaran Eshark Rok Cup putaran 3 SIKC (13/5). Keanon yang dalam balapan tersebut berlomba di kelas Senior Rok GP dan Shifter 125 mengakui bahwa ini strateginya dalam mempersiapkan diri jelang Kejuaraan Asia Formula Renault Juni mendatang di Zuhai International Circuit.

Dua kelas gokart demi ajang AFR

“Turun di dua kelas memang sangat menguras tenaga, apalagi antara kelas senior dan shifter masing-masing memiliki cara yang berbeda dalam hal driving stylenya, tapi hal ini sengaja saya lakukan sebagai persiapan saya menghadapi seri 3 Asia Formula Renault.” Tutur pebalap yang memiliki julukan The Dragon ini.

Dalam balapan tersebut, meskipun tak mengejar perolehan point namun Keanon tetap mentargetkan gelar juara. Namun sayang dewi fortuna belum berpihak pada pria lajang yang rencananya akan melanjutkan studi ke Jerman tersebut. Alih-alih mendapatkan seting terbaik, Keanon justru sempat bertabrakan dengan salah satu pegokart pada sesi latihan resmi yang mengakibatkan chasis gokartnya bengkok.

Kendala chasis kurang maksimal

“Awal-awal balapan chasis gokart saya sudah lumayan ok, namun saat memasuki babak heat dan seterusnya saya merasakan chasis sulit untuk maksimal. Akhirnya saya hanya bisa berusaha memperbaiki posisi semampunya.” Tambah Keanon yang harus puas finish di peringkat 5 pada balapan tersebut.

Ketika ditanyakan mengenai targetnya di kejuaraan Asia Formula Renault putaran 3 Zuhai, Keanon memaparkan bahwa kesempatan untuk meraih gelar podium selalu terbuka. Apalagi adik dari Kezia “Srikandi” Santoso ini sedikitnya telah mengenal seluk beluk Zuhai International Circuit.

Gelar podium AFR selalu terbuka

“Di seri yang lalu saya bisa tembus posisi 5 dan 7 babak kualifikasi. Tentu ini akan menjadi modal berharga. Saya pernah berlatih di Zuhai dan mendapat catatan waktu yang baik. Yang terpenting kedepannya adalah bagaimana cara menghemat ban sehingga kecepatan mobil bisa optimal hingga akhir balapan.” Tutup Keanon “The Dragon” Santoso.

Semangat Keanon, Kamu pasti bisa!

Reyhan Ilyas

 

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: