RAFAEL KAMAL, MASALAH ELEKTRIKAL DIBABAK FINAL.


tkmracing.com (19/5)

Selangkah lagi pegokart cilik berbakat PFive Racing Team, Rafael Kamal akan kembali memberikan kejutan pada gelaran Eshark Rok Cup putaran 3 SIKC (13/5). Maklum saja, si kecil cabe rawit yang mengaspal di kelas cadet rok ini seringkali merepotkan para seniornya yang membalap di kelas minirok pada putaran-putaran balap yang lalu. Namun sayang, pada balapan kali ini keberuntungan sedang tak berpihak pada putra kesayangan dr. Reza Kamal dan Novi Gracia Kamal tersebut. Rafa (panggilan akrabnya) harus meminggirkan gokartnya ke rerumputan SIKC akibat masalah elektrikal yang menimpah mesin gokartnya saat babak final baru berusia 4 putaran.

dr. Reza Kamal

“Masalah memang sudah datang jauh sebelum balapan. Chasis Rafa bengkok hingga harus diperbaiki di meja jig (press) karena chasis balap Rafa sengaja kita tinggal di Singapura untuk balapan disana.” Terang dr. Reza Kamal.

Sang Ayah juga mengungkapkan kesulitan Rafa dalam mendapatkan seting gokartnya sejak sesi latihan resmi digelar hingga selesai. Barulah pada sesi pemanasan, Rafa mulai menemukan performanya hingga berhasil naik ke posisi 6 dari 18 pegokart yang berlaga.

Masalah sejak awal

“Tapi sayangnya di babak kualifikasi Rafa tertahan pegokart didepannya hinga harus memulai balapan dari posisi 14. Di babak heat Rafa mulai memperbaiki posisinya ke peringkat 9 dan berhasil finish diposisi 6 babak prefinal.” Tambah dr. Reza Kamal.

Kegagalan yang memberi motivasi

Disaat semangat si cabe rawit ini kembali menggelora dibabak final, masalah pun datang saat melakukan rolling start jelang dimulainya babak akhir tersebut. Gokart Rafa sempat tertinggal dengan rombongan pegokart lainnya sehingga Rafa harus berjuang keras untuk kembali ke posisi startnya. Walaupun sempat melakukan start dan berhasil naik satu tingkat ke posisi 5, gokart Rafa semakin melambat sebelum akhirnya mati total di putaran ke 4 yang benar-benar menjadi tanda akhir perjuangannya untuk unjuk prestasi di putaran 3 kejurnas ini.

Dukungan kedua orangtua

“Setelah dilakukan pengecekan, mekanik menemukan masalahnya ada pada bagian koil. Meskipun sangat kecewa, Ya pada akhirnya Rafa bisa menerimanya. Karena apapun bisa terjadi dalam balapan.” Ujar dr. Reza Kamal. Walaupun gagal di partai final, namun Rafa tetap berhak atas gelar podium pertama kategori cadet rok rissing star yang diambil dari hasil balap babak prefinal.

Kampiun di kategori cadet rok rising star

Kegagalan diputaran 3 ini sedikitpun tak berpengaruh bagi Rafa untuk keikutsertaannya di balapan berikut. Justru Rafa sangat termotivasi untuk kembali mengaspal di putaran 4 mendatang, apalagi Sang Ayahanda sudah membelikannya chasis baru yang sedang dalam perjalanan ke Indonesia. Jadi kita tunggu saja kejutan si cabe rawit ini di seri mendatang.

Reyhan Ilyas

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: