ESHARK ROK CUP RD. 3, SERGIO NOOR MENANGI DUEL SENGIT DIKELAS JUNIOR ROK GP


tkmracing.com (15/5)

Seperti diprediksi sebelumnya, duel sengit kembali terjadi dalam laga final kelas Junior Rok GP Kejuaraan Eshark Rok Cup Rd. 3 SIKC (13/5). Pertarungan di kelas terpanas ini memang menjadi tontonan yang paling menarik dalam kejuaraan ini.

Sergio Noor, berjuang keras di duel klasik

Sergio Noor berhasil memenangi duel sengit yang melibatkan Adrian Hassan, Keito Matsui dan Anandandi Musad. Performa pegokart andalan Riser Shadaff BMHS ini memang cukup memukau. Sempat tertatih dibabak QTT dan Heat, Sergio berhasil membungkam para kompetitornya di babak Prefinal dan Final.

Adrian Hassan, Sempat memimpin balapan

Memulai balap dari posisi kedua, Sergio hanya mampu menempel Adrian yang menguasai babak QTT. Pada babak Heat Adrian menyelesaikan balapan diposisi pertama dengan memberikan jarak 1,263 detik kepada Sergio yang menguntit di posisi kedua. Memasuki babak Prefinal, mental juara Sergio Noor mulai tampak saat mampu mengambil alih jalannya balapan sementara Adrian harus melorot ke posisi 5 akibat terkena sangsi pinalti regulasi bumper depan sedangkan Keito Matsui dan Anandandi Musad gagal menyelesaikan balapan.

Memasuki babak Final pertarungan semakin sengit. Sergio yang start terdepan langsung berinisiatif menjauh dari lawan-lawannya yang masih berjibaku dibaris belakang. Hingga di seperempat paruh balapan, Adrian, Keito dan Anandandi mulai membentuk formasi pertarungan klasik yang menjadi ciri khas mereka di kelas para ABG ini. Di lap-lap pertengahan Adrian yang memiliki keunggulan kecepatan pada gokartnya mulai melakukan penekanan terhadap Sergio, sementara Keito dan Anandandi mengekor di posisi 3 dan 4. Adrian sempat mengambil alih posisi Sergio meskipun hanya berumur setengah putaran.

Keito Matsui, bermain aman

Di 5 putaran akhir, kepiawaian Sergio dalam mengendalikan lajunya balapan semakin tak terbendung, sedikit demi sedikit Sergio mulai memberikan jarak pada Adrian, Keito yang sedari tadi menunggu pergerakan Sergio dan Adrian pun hanya mampu mengamankan posisi 3 nya, sedangkan Anandandi mulai tertinggal diposisi 4. Hingga bendera finish dikibarkan, Sergio Noor membuktikan ketangguhannya dilintasan dengan menjadi pebalap tercepat disusul Adrian Hassan yang harus puas diposisi kedua sementara Keito Matsui, Anandandi Musad dan Imran Wewengkang menyusul diposisi 3, 4, dan 5.

“Pertarungannya sangat seru dan perjuangan saya dibalapan kali ini lumayan berat. Diputaran-putaran akhir babak final saya tak lagi mampu berbuat apa-apa selain menjaga konsistensi gokart karena ban sudah mulai habis. Saya sangat bersyukur bisa juara dibalapan kali ini.” Ujar Sergio Noor dengan wajah sumringah.

Selamat ya Sergio Noor

Reyhan Ilyas

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: