IRAWAN IWAN “SEMUT IRENG”, EKSISTENSI DAN DEDIKASINYA BIKIN BANGGA


tkmracing.com (16/4)

Berkecimpung dalam pergulatan dunia gokart nasional selama hampir 40 tahun bukanlah hal yang biasa. Turut menjadi saksi pasang surut dan perkembangan olahraga gokart dari beberapa dekade adalah hal yang spektakuler. Mungkin hal itulah yang dapat kita gambarkan tentang kehidupan seorang Iwan Semut Ireng. Eksistensinya di dunia olahraga kecepatan ini memang sudah tak diragukan lagi. Dari semula menjadi pegokart diusia mudanya, kini Iwan Semut Ireng tetap menikmati perannya sebagai pelatih gokart di usianya yang mulai sepuh.

Menbangun karir gokart bersama Shell Company Indonesia

Pria yang bernama asli Irawan Soepardjo ini lahir di Surabaya pada 14 Januari 1953. Petualangannya di dunia gokart nasional dimulai saat Iwan Semut Ireng bekerja di Shell Company Indonesia pada tahun 1975. Dari menyisihkan sedikit demi sedikit uang penghasilannya, Iwan Semut Ireng berhasil membangun sebuah kendaraan gokart gearbox yang kelak menjadi tunggangannya dibalapan-balapan waktu itu.

“Shell Company Indonesia sangat membantu dalam perjalanan karir saya di dunia balap gokart.” Kenang suami dari Kesuma Dewi yang dinikahinya pada 27 Juli 1983. Dari pernikahan tersebut, Iwan Semut Ireng dianugrahi 4 orang anak salah satunya adalah Ario Radityo yang juga merupakan pegokart kelas Shifter (gearbox).

Sempat mengubur mimpi pasca divonis kanker

Ketika ditanyakan asal muasal nama Semut Ireng, sambil menyunggingkan senyum kecil, Iwan Semut Ireng menuturkan kisahnya.

“Semut Ireng adalah nama samaran saya, karena pada waktu itu saya dilarang balapan oleh calon mertua saya. Dalam perjalanannya orang lebih mengenal saya sebagai Iwan Semut Ireng ketimbang Irawan Soepardjo,” Terangnya.

Pada November 2007 Iwan Semut Ireng harus menghentikan aktifitas gokartnya pasca dokter menvonisnya positif mengidap kanker pengkreas stadium 3B. Kondisi kesehatannya yang mulai menurun mengharuskannya untuk istirahat total.

Kembali ke lintasan gokart pada 2009

“Saya kembali kedunia gokart pada 2009. Dengan kondisi yang tidak sepenuhnya fit saya mulai melatih para anak-anak kecil yang ingin mencoba olahraga gokart.” Ujar Iwan Semut Ireng.

Kecintaannya pada olahraga gokart membuat Iwan Semut Ireng melupakan rasa sakit yang dideritanya. Dengan semangat hidupnya, Iwan Semut Ireng terus melatih dan mendidik para pegokart-pegokart muda. Tak sedikit para pegokart binaannya menjadi juara kelak bahkan menjadi duta bangsa di kejuaran tingkat Asia dan Dunia. Nama-nama pegokart handal seperti Nabil Hutasuhut, David Sitanala, Kezia dan Keanon Santoso, Rafa Salmun Tirta Chandra, Akhmad Gunadi adalah sederet contoh kecil yang lahir dari tangan dinginnya.

Pose bersama orang-orang tercinta disela kesibukannya

“Pada akhir 2010 saya diajak oleh Humpuss untuk membuat kejuaraan Humpuss Kart Series (HKS) dan dari ajang tersebut kini banyak pegokart-pegokart muda Indonesia yang serius berkarir di dunia gokart.” Tambah Iwan Semut Ireng

Melalui ajang HKS, kepiawaian Iwan Semut Ireng dalam melatih kembali melahirkan pegokart-pegokart muda berbakat. Sebut saja Gael Julien, Daffa AB, Kimi Rae, Rafael Kamal, Kanaka Gusasi, Kaenan Rito Sini dan hampir semua pegokart muda yang kini berkarir dikelas Minirok adalah buah kerja kerasnya dalam melatih. Bahkan tak hanya berkarir di balapan gokart, sebagian anak didiknya pun ada yang merambah balap mobil touring seperti Gerhard Lukita dan lain-lain.

Briefing pegokart muda sebelum turun dilintasan

Untuk mengakomodasi pegokart-pegokart binaannya dalam balapan, Iwan Semut Ireng juga membentuk team balap sendiri yang Ia beri nama Semut Ireng Racing Team.  Dalam perjalanannya Iwan Semut Ireng juga dekat dengan kalangan mahasiswa yang turun membalap di kelas gearbox universitas. Tak sedikit para pegokart mahasiswa tersebut turut meminta saran dalam membangun gokart gearbox atau sekedar meminta tips dalam mengendarai gokart di lintasan.

“Saya hanya berharap semoga olahraga gokart kedepannya semakin maju dan semakin baik. Semoga sedikit kisah ini akan menjadi motivasi bagi semua pebalap. Bravo Gokart Indonesia.” Tutur Iwan Semut Ireng mengakhiri pembicaraan.

Tak terhitung pebalap binaannya yang kini sukses dikarir balap

Bagi pembaca tkmracing.com yang ingin menyaksikan wawancara esklusif yang penuh emosional dengan Irawan Semut Ireng, saksikan channel youtube kami di TKM RACING dengan judul Iwan Semut Ireng, Pembalap Pejuang Kanker. Jangan lupa SUSCRIBE ya!!! untuk mendapatkan video-video terbaru dari Kami.

Reyhan Ilyas

 

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: