HANYA DIWAKILI 4 PEGOKART, PERJUANGAN BERAT TKM RACING DI ESHARK ROK CUP RD.2


tkmracing.com (25/2)

Perjuangan skuad TKM Racing di gelaran Eshark Rok Cup Rd. 2 yang baru saja selesai dihelat (Minggu 25/2) mungkin menjadi perjuangan terberat salah satu team gokart terbesar di Indonesia ini dalam keikutsertaannya dalam kurun beberapa tahun belakangan ini. Absennya sejumlah pebalap mengakibatkan TKM Racing harus rela menyerahkan tahta sementara kategori The Best Team yang merupakan salah satu gelar bergengsi dalam penyelenggaraan Kejuaraan Eshark Rok Cup kepada team lain yang menjadi kompetitornya.

Dengan hanya diwakili 4 pegokart, TKM Racing kesulitan dalam mendulang perolehan point dari masing-masing pebalapnya yang turun di Sentul International Karting Circuit. Ketidakhadiran Rio Hartanto (Master Rok GP), Edrico Kenji (Cadet Rok), M. Shofin (Mini Rok), Maouri Simon (Minirok) dan Gezha Sudirman (Senior Rok GP) karena kesibukan masing-masing pun berimbas pada raihan poin team.

Jacob Ethan Lauter, masih tahap adaptasi

Jakob Ethan Lauter pebalap asal Malaysia yang mewakili TKM Racing di kelas Minirok pun tak mampu berbuat banyak. Kurangnya jam terbang dalam melibas tikungan-tikungan SIKC yang terkenal ganas mengakibatkan adaptasi menjadi semakin sulit.  Namun begitu, pegokart cilik ini mampu memperbaiki raihan-raihan waktu terbaiknya dalam setiap tahapan lomba.

Oscar Ng, mampu bangkit di babak akhir

Hasil inpresif datang dari Oscar Ng yang mengaspal di kelas Junior Rok GP. Oscar yang juga berasal dari Negri Jiran Malaysia sempat terpuruk sejak sesi pemanasan hingga babak pre final. Catatan waktu yang buruk mengakibatkan Oscar harus memulai balapan dari posisi buncit. Beruntung memasuki sesi final, putra dari Way Leong mantan pebalap nasional Malaysia ini mampu bangkit dan bertarung dengan pegokart-pegokart didepannya.  Melalui perjuangan kerasnya, Oscar akhirnya mampu menyelesaikan lomba dan masuk jajaran podium 5 besar serta meraih penghargaan Most Overtake.

Ijul Keke, kembali disera DNF

Hasil kurang memuaskan juga datang dari wakil TKM Racing di kategori Master Rok GP. Zulfikar Pudjiadi alias Ijul Keke gagal menyumbangkan poin. Memulai balapan dari posisi 6 sebenarnya Ijul sudah mampu memperbaiki posisinya dengan finish di posisi 3 pada babak pre final. Namun sayang, Ijul akhirnya mengalami gagal finish saat sesi final baru berlangsung 5 putaran.

Keanon Santoso, masih belum dalam top performa

Sementara itu, sumbangan poin datang dari kategori Senior Rok GP yang diwakili oleh Keanon Santoso. Namun sepertinya performa andalan TKM Racing ini belum pada kondisi maksimal. Start dari possisi 4, Keanon  sebenarnnya sudah mampu merangsek ke osisi 3 besar. amun ketatnya peraingan di kelas para raja ini membuat Keanon harus puas menghuni posisi 5 di akhir balapan.

Walaupun belum menemukan penampilan terbaiknya namun TKM Racing tetap yakin mampu mendorong pegokart-pegokartnya untuk berprestasi di putaran-putaran selanjutnya dan tentu ini akan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Foto by Reyhan Ilyas

 

 

Kategori:News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: