PEGOKART DALAM SOROTAN KEJURNAS ESHARK ROK CUP RD. 1 SIKC

tkmracing.com 31 Jan 2018

Dalam setiap kompetisi gokart, pastilah ada beberapa pegokart yang menjadi sorotan. Penilaian tersebut sudah barang tentu didasari oleh performa ciamik,  pertarungan-pertarungan yang seru atau bahkan karena Sang Pebalap telah menjadi idola dihati para penonton yang menjejali tribun. Fenomena inilah yang terjadi pada gelaran Eshark Rok Cup Rd. 1 yang dihelat di Sentul International Karting Circuit Minggu 28 Januari 2018.

Lalu siapa saja pegokart-pegokart yang mampu merebut dan melelehkan hati para penonton dan bahkan para komunitas gokart Indonesia, berikut ulasannya yang terbagi dalam setiap kategori lomba.

MINIROK DAN CADETROK

Meskipun dua kategori tersebut diatas berbeda secara umur, namun dalam pelaksanaannya dua kategori tersebut dibalapkan secara bersamaan.

Gael Julien (DSR Racing) mampu memukau dengan penampilannya yang mendominasi dikelas Minirok. Meskipun mendapat banyak tekanan dari dua rival terberatnya yaitu Daffa AB (PFive Racing Team) dan Maouri Simon (TKM Racing), Gael mampu menuntaskan balapan dan menjadi yang terdepan. Menguasai putaran perdana kejuaraan akan menjadi modal penting bagi pegokart blasteran Prancis ini untuk menggapai impiannya menjadi raja baru dikelas Minirok.

Kimi Rae, hampir mendominasi gelar di kelas Cadet Rok

Sementara di kelas Cadetrok ada nama Kimi Rae Fitriansyah (Kimi Raecing Team) yang berhasil membuat kejutan. Kimi mampu menerobos 4 besar sesi QTT dengan mengasapi beberapa pegokart Minirok. Namun sayang pada putaran akhir babak final, Kimi mengalami spinning out dan tertabrak pegokart dibelakangnya. Gelar juara Cadetrok didepan mata harus melayang ke tangan Rafael Kamal (PFive Racing Team) beruntung Kimi sudah mengamankan terlebih dahulu titel juara 1 Cadetrok Rising Star dan meraih Fastest Of The Day.

JUNIOR ROK GP

Kelas ini benar benar menjadi kelas terpanas dalam gelaran Eshark Rok Cup Rd. 1. Aksi-aksi para pegokart ABG ini terbilang paling menarik perhatian.

Adalah Sergio M Noor (Risser Shadaff BMHS), Adrian Hassan (ASR Racing) dan Keito Matsui (DSR Racing) yang berhasil memompa jantung para penonton disepanjang jalannya balapan.

Sergio M Noor, kemampuan bertahan kelas dewa

Pada babak final ketiganya terlibat aksi saling menekan. Sergio yang memimpin putaran sejak awal mampu dilewati Adrian Hassan di tengah-tengah perlombaan. Sergio yang membalap bak singa lapar tak memberikan waktu lama bagi adrian untuk menguasai lintasan sementara Keito menempel ketat di posisi 3.

Petaka bagi Adrian terjadi di  3 lap akhir. Adrian yang memiliki kecepatan lebih dibanding sergio mencoba memaksa memasuki tikungan 12. Sergio yang sudah membaca pergerakan Adrian mencoba bertahan disisi dalam memasuki tikungan sementara Adrian yang menyadari aksi Sergio segera mengambil sisi luar dengan harapan dapat adu kecepatan saat keluar tikungan. Namun diluar dugaan Keito yg melihat pergerakan Adrian segera menempel ketat bumper belakang Sergio dan mengunci Adrian disisi luar. Akhirnya tabrakan antara Adrian dan Keito tak terhindarkan lagi,  Gokart Keito pebalap  asal Jepang sempat menaiki gokart Adrian hingga menyebabkan Adrian gagal finish dan Keito terlempar ke posisi belakang. Sedangkan Sergio berhasil finish terdepan setelah melewati putaran-putaran yang penuh determinasi.

SENIOR ROK GP

Meskipun tak seganas pertarungan di kelas Junior Rok GP, namun tak menguragi daya tarik para penonton dalam menyaksikan para pegokart kaya pengalaman beraksi di kelas Senior Rok GP.

Silvano Christian, konsistensi tak tertandingi

Silvano Christian (ASR Racing) yang terkenal akan konsistensinya memang akhirnya keluar sebagai jawara. Namun gangguan-gangguan dari M. Harits (PFive Racing Team) cukup merepotkan Silvano di babak final.  Harits yang menunggangi chasis FA buatan 2010 akhirnya menyerah setelah mampu memimpin selama setengah balapan. Sementara itu Ferrel Fadhil (ASR Racing) sang rain master juga tampil sebagai kuda hitam. Ferrel yang asyik berkarir di gelaran ISSOM ternyata masih memiliki skill gokart yang mumpuni. Sedangkan Gezha Sudirman (TKM Racing) yang beberapa bulan absen juga masih mampu menunjukkan tajinya. Lain halnya dengan Keanon Santoso (TKM Racing), disaksikan banyak fans nya Keanon tampil menjadi sosok idola, terbukti dari riuh rendahnya sambutan penonton saat Keanon melibas lintasan lurus yang tepat berada di hadapan tribun penonton. Sayang performa tunggangannya dalam balapan kali ini kurang menunjang penampilannya.

MASTER ROK GP

Dikelas ini nama besar Eris Mahpud (ESI Motorsport) masih menjadi momok menakutkan bagi para kompetitornya. Sepeninggal Firhand Ali (Tanada Racing) otomatis Eris menjadi single power yang sulit ditaklukan lawan-lawannya. Namun ibarat pepatah mengatakan apapun bisa terjadi dalam balapan dan rupanya itulah yang terjadi pada penggagas Eshark Rok Cup ini.  Eris yang sudah mendominasi balapan hingga babak prefinal secara dramatis harus meminggirkan gokartnya saat terjadi masalah teknis kala babak final masih seumur jagung.  Akhirnya Brendan Lim (DT Racing) mengambil alih pimpinan lomba hingga bendera finish dikibarkan. Sang juara Rok Cup Singapore 2017 yang sedari awal kesulitan menaklukan lintasan gokart Sentul pun melenggang mulus ke tahta podium.

Brendan Lim, juara pertama di balap perdana

SHIFTER ROK

Nama Diptya Oktadewa (Respon Motorsport) langsung mencuat dikalangan penggeber mesin shifter manakala yang bersangkutan menjuarai kelas penggabungan antara Shifter Rok, Shifter dan Gearbox Universitas. Diptya yang mengakhiri babak QTT dengan gap waktu satu detik lebih cepat dibanding lawan-lawannya tanpa kesulitan menuntaskan balapan dengan ganjaran podium satu.

Diptya Oktadewa, nyaman di kelas Shifter Rok

Sedangkan di kategori Shifter, Nikko Adrianus (MERT Untar) tampil sebagai jawaranya. Sementara Dede Malki (Kart Team HMM Unpas) berhasil berjaya di kategori Gearbox Universitas.

Foto by: FB Silvano Christian, FB Dicky Setiawan, FB Bunjamin Noor , FB Brendan Lim dan Dok. M. Temi Fitriansyah

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: