SABET GELAR TEAM CHAMPION DI GELARAN ESHARK ROK CUP SERI 1

Sejumlah kendala teknis dan perubahan cuaca yang ekstrim disinyalir menjadi penyebab penampilan para pebalap-pebalap TKM Racing belum sampai dititik maksimal pada Kejurnas Eshark Rok Cup seri 1 yang dihelat di Sentul International Karting Circuit pada Minggu 28 Januari 2018. Hal ini sudah barang tentu akan menjadi bahan evaluasi team secara keseluruhan dan bahkan sejumlah agenda latihan segera digagas demi menghadapi seri lanjutan Kejurnas Eshark Rok Cup di bulan Pebruari nanti.

Terlepas dari semua permasalahan diatas, kiranya kita patut menghargai perjuangan seluruh pebalap TKM Racing yang akhirnya mampu mendulang point dan menjadikan TKM Racing sebagai Team Champion pada kejuaraan tersebut.

Maouri Simon, perlahan tapi pasti naik ke posisi runner up

Dalam perlombaan ini, TKM racing menurunkan Delapan pebalapnya yang menghuni lima kelas berbeda. Edrico Kenji dengan penampilan perdananya turun di kelas Cadet Rok. Usaha keras cah solo ini dalam menaklukan ganasnya sirkuit sentul akhirnya membuahkan hasil positif dengan mengemas dua gelar sebagai peringkat 3 pada kategori Cadet Rok Newbie dan peringkat 4 Cadet Rok Rising Star.

Sementara itu, Maouri Simon dan M. Shofin yang memperkuat TKM Racing di barisan kategori Minirok akhirnya juga mampu menyumbangkan point. Melalui perjuangan keras Maouri Simon berhasil menyabet gelar runner up di kelas Minirok sedangkan M. Shofin berhasil menduduki peringkat 4 kategori Minirok Rising Star.

Oscar Ng, bangkit dari keterpurukan

Lanjut ke kelas Junior Rok GP, Oscar Ng yang mewakili TKM Racing pun harus berjibaku dengan pegokart-pegokart lainnya dikelas yang terkenal ganas ini. Sempat terpuruk dibarisan buncit, akhirnya pebalap warga negara Malaysia ini menemukan keberuntungannya di babak final dengan finish di posisi 4 besar.

Di kelas Senior Rok GP, TKM Racing yang menurunkan Keanon Santoso dan Gezha Sudirman juga belum menunjukkan performa ciamiknya. Dihadang sejumlah masalah teknis,  Gezha yang lama absen di sesi-sesi latihan hanya mampu menerobos ke peringkat 4, sementara Keanon harus puas finish di posisi 6.

Gezha Sudirman, kerja keras di kelas para raja

Terakhir ada Ijul Keke dan Rio Hartanto yang meramaikan kelas Master Rok GP. Ijul Keke yang merupakan juara nasional tahun 2016 terpaksa memarkirkan kendaraannya lebih awal dibabak final akibat spinning out pada lintasan basah. Sementara nasib lebih baik diperoleh rekan se teamnya Rio Hartanto. Rio berhasil mengangkat nama TKM Racing dengan catatan prestasi sebagai juara 5 Master RokGP,  peringkat 2 di kategori Master \\rok \gp 40 dan juga berhasil menduduki posisi 2 dalam kategori Master Rok GP Non Seeded.

Rio Hartanto, berkontribusi besar demi gelar team champion

Dari akumulasi point para pebalap-pebalapnya, TKM Racing merebut tempat pertama dalam kategori Team Champion dengan total point 1.396.

Meskipun semua pencapaian tersebut diatas masih diluar harapan, namun seluruh awak TKM Racing optimis mampu mengukir prestasi lebih baik lagi di balapan-balapan berikutnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: